Mengapa golongan darah penting
Golongan darah ditentukan oleh keberadaan antigen pada permukaan sel darah merah. Sistem yang paling umum dipakai adalah ABO dan Rhesus. Ketidakcocokan keduanya dapat memicu reaksi transfusi yang berbahaya.
Bagaimana pemeriksaan dilakukan
Reagen Anti-A, Anti-B, dan Anti-D diteteskan pada sampel sel darah merah. Bila terjadi aglutinasi (penggumpalan), antigen pada sampel bereaksi dengan antibodi di dalam reagen. Hasil kombinasi aglutinasi inilah yang menentukan golongan darah.
- A bereaksi dengan Anti-A
- B bereaksi dengan Anti-B
- AB bereaksi dengan keduanya
- O tidak bereaksi dengan keduanya
Peran status Rhesus
Pemeriksaan Anti-D menandai ada atau tidaknya antigen D. Sekitar 85% populasi Indonesia bergolongan Rhesus positif. Bagi ibu hamil, status Rhesus menentukan perlu atau tidaknya pencegahan inkompatibilitas Rh pada kehamilan berikutnya.
Penyimpanan reagen
Simpan reagen pada suhu 2-8 °C, jangan dibekukan, dan perhatikan tanggal kedaluwarsa. Reagen yang keruh atau berubah warna sebaiknya tidak dipakai.
Komentar (2)
XSS script
12 Oktober 2026
Sebelum SesudahXSS javascript
12 Oktober 2026
Sebelum klik Sesudah
Tinggalkan komentar
Komentar tampil setelah disetujui moderator.